Tuesday, September 28, 2010

KEGIATAN RADIO AMATIR

Kegiatan RADIO AMATIR  pada dasarnya hanyalah merupakan suatu hobby, tetapi lebih dari itu radio amatir merupakan aktifitas yang positif dan sangat menyenangkan.


Seorang yang menjalani kegiatan radio amatir disebut Amatir Radio”.
Amatir radio diperkenankan berkomunikasi dengan sesama amatir radio di seluruh dunia. Frekuensi radio yang digunakan adalah frekuensi yang telah dialokasikan secara eksklusif, khusus untuk amatir radio.
Setiap amatir radio harus memiliki izin dari pemerintah negaranya masing-masing, yang diperoleh dengan mengikuti uji kecakapan amatir radio. Maka amatir radio adalah operator radio yang berlisensi dan bersertifikat kecakapan.



KEGIATAN RADIO AMATIR meliputi Uji Coba, Latih diri dan Saling komunikasi, sebagai berikut :


1. Uji Coba di bidang Teknik Radio

Banyak Amatir Radio yang lebih menyukai membuat sendiri stasiun radionya. Misal merakit pemancar radionya sendiri, membuat antenna atau proyek-proyek kelengkapan stasiun radio lainnya. Dalam komunitas amatir radio, perangkat yang dibuat sendiri lazim disebut "homebrew" (diambil dari kata "homebuild").
  







Stasiun YD1SEI
Hampir semua perangkat radio dirakit sendiri
 





 
Kit Radio Homebrew produk YD1JJJ 
yang sudah mendunia. 
Kit ini laris dipesan amatir radio 
dari dalam dan luar negeri. 
 







Antena Yagi produk lokal
karya YBØAI



TEKNOLOGI KOMUNIKASI RADIO AMATIR

Hal paling menonjol dalam ujicoba Radio Amatir adalah teknologinya. Teknologi telekomunikasi terbaru selalu diikuti oleh amatir radio.


Bahkan amatir radio menjadi pioneer dalam merintis kemajuan teknologi tsb.

Onno Purbo YCØMLC dan wajanbolicnya




Sejarah hadirnya internet di Indonesia dimulai ketika Onno W. Purbo (YC1DAV, sekarang YCØMLC) bersama-sama Robby Soebiakto (YB1BG) dan Suryono Adisoemarta (N5SNN, sekarang YDØNXX) melakukan uji coba teknologi Packet Radio yang menggunakan protokol AX.25 untuk mengimplementasikan TCP/IP, (standar protokol internet).   

Teknologi  tsb kemudian diadopsi oleh rekan-rekan dari ITB, UI, BPPT dan LAPAN, dan bersama-sama membangun IPTEK Net yang terhubung ke dunia global. Inilah yang menjadi cikal bakal jaringan internet di Indonesia.


Bayangkan sejak tahun 1992, amatir radio Indonesia sudah bisa saling berkirim email, padahal saat itu belum banyak provider internet di Indonesia.



2. Latih diri
Amatir radio selalu berusaha meningkatkan kemampuan dirinya dengan mengikuti kegiatan-kegiatan Latih diri. 


FOX HUNTING
Suatu kegiatan yang paling digemari saat ini, yaitu teknik navigasi radio dalam mencari suatu lokasi berdasarkan panduan sinyal radio

Sangat  bermanfaat untuk  mencari lokasi pemancar gelap, atau  mencari lokasi jatuhnya pesawat terbang yang biasanya secara otomatis memancarkan sinyal rambu radio (radio beacon). 


CONTEST
Suatu kegiatan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan sebagai operator radio yang cakap dan tangguh.
Biasanya dipadukan dengan permainan yang selalu menarik minat amatir radio dari seluruh dunia. Dapat dibayangkan bagaimana ramai dan padatnya frekuensi radio dipenuhi amatir radio dari berbagai penjuru dunia.


 
FIELD DAY 
Merupakan kegiatan latih diri mendirikan stasiun radio dan berkomunikasi dalam situasi darurat.


 Juga tidak kalah menariknya mengikuti kegiatan lain seperti lomba kode morse, teknik radio, seminar dan banyak lagi, yang sangat bermanfaat bagi amatir radio untuk dapat selalu memperoleh nilai tambah.




3. Saling komunikasi
Saling berkomunikasi merupakan inti dari kegiatan Radio Amatir. Yaitu saling berkomunikasi dua arah antar sesama amatir radio.

 Melalui gelombang radio, seorang amatir radio mampu berkomunikasi melintasi batas wilayah negara




bergabung dengan masyarakat dunia. Komunikasi radio mampu menembus batas-batas wilayah negara, bahkan mencapai negara di belahan lain bumi. Komunikasi jarak jauh antar negara populer dengan sebutan DX (long distance). Dengan bergabung dalam masyarakat dunia, semakin terbukalah wawasan seorang amatir radio

Stasiun radio di Kutub Selatan
Berkomunikasi dengan sesama amatir radio dari berbagai negara, ditambah selalu menemukan stasiun-stasiun baru termasuk yang sangat langka, dari negara tetangga sampai negara yang sangat jauh dan terpencil bahkan hingga ke kutub selatan, merupakan pengalaman yang amat berharga dan menyenangkan. 
Belum lagi kalau secara tak terduga kita bertemu dengan selebritis dunia atau pemimpin suatu negara, yang ternyata juga seorang amatir radio.


QSL Card dari Kutub Selatan
Selain itu disinilah para amatir radio dari seluruh dunia dalam berbagai kelompok minat membentuk komunitasnya masing-masing, dimana mereka dengan mudah dapat selalu berkomunikasi saling bertukar pikiran, pengalaman dan informasi yang sangat penting dan berharga.


Seorang amatir radio yang berpengalaman akan mampu memprediksi sifat gelombang dan propagasi radio, antara perbedaan waktu siang dan malam di berbagai belahan dunia, sehingga dia dapat mengatur kapan saat-saat yang terbaik untuk berkomunikasi dengan suatu negara.


Hobby Filateli Amatir Radio
Dari setiap komunikasi yang terjadi, antara amatir radio akan saling mengirimkan kartu konfirmasi yang disebut QSL card. Disini muncul hobi tambahan yaitu mengkoleksi QSL Card, disamping juga filateli.